Example floating
Example floating
Daerah

Minta Uang Berobat Anak Ditolak, Istri Tusuk Suami PNS Hingga Tewas di Depan Masjid Kayuagung

×

Minta Uang Berobat Anak Ditolak, Istri Tusuk Suami PNS Hingga Tewas di Depan Masjid Kayuagung

Sebarkan artikel ini
DLA, pelaku menusuk suami di Inspektorat Kayu Agung, diamankan polisi hanya beberapa menit setelah kejadian.

KAYUAGUNG, infosos.id – Cekcok soal biaya berobat anak berujung maut. Seorang Pegawai Negeri Sipil berinisial A (32) tewas bersimbah darah di halaman Masjid At-Taqwa, Sukadana, Kayuagung, setelah ditusuk istri sendiri, Senin (21/9/2026) siang.

Pelaku, perempuan berinisial DLA, diamankan polisi hanya beberapa menit setelah kejadian.

Tragedi rumah tangga itu pecah sekitar pukul 10.00 WIB. DLA mendatangi suaminya yang tengah berada di Kantor Inspektorat Kabupaten OKI. Tujuannya satu meminta uang untuk berobat anak mereka. Kondisi keduanya diketahui sudah pisah ranjang.

BACA JUGA :  Dua Pelajar Di Bandar Lampung Hendak Edarkan Narkotika Diamankan Polisi 

Bukannya dapat solusi, pertemuan itu justru memicu adu mulut sengit. Di puncak emosi, DLA mengeluarkan pisau sepanjang 30 cm yang sudah disimpan di dalam tas dan langsung menghujamkannya ke tubuh korban.

Tusukan membabi buta mengenai dada, wajah, dan tubuh korban. A tersungkur dan tewas di lokasi kejadian sekitar pukul 12.10 WIB.

“Korban meninggal dunia akibat luka senjata tajam. Pelaku adalah istrinya sendiri,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Usai kejadian, DLA sempat mencoba kabur. Namun Tim Satreskrim Polres OKI dan Polsek Kayuagung yang bergerak cepat langsung membekuknya.

BACA JUGA :  Modus Pajero ke Alphard: Oknum DPRD Bandar Lampung YI dari Partai Gerindra Sewa 7 Mobil Mewah, 3 Unit Digadai Polda Naikkan ke Penyidikan

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto memastikan kasus ini ditangani tuntas.

“Kami amankan pelaku sesaat setelah kejadian. Komitmen kami proses profesional dan transparan,” ujarnya.

Polisi menyita pisau 30 cm dan pakaian korban sebagai barang bukti. Jenazah korban dibawa ke RSUD OKI untuk diautopsi. Penyidik kini masih mendalami motif dan melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke jaksa.

Polda Sumsel mengingatkan, persoalan keluarga jangan diselesaikan dengan kekerasan.

“Selesaikan secara bijak, serahkan pada hukum,” pungkas Nandang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *