Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Dikabarkan Bupati Pati Sadewo Terkena OTT KPK

×

Dikabarkan Bupati Pati Sadewo Terkena OTT KPK

Sebarkan artikel ini
Gambar tangkapan layar, Buatin Pati, Sadewo

Infosos.id | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tersiar kabar pejabat yang terkena OTT KPK salah satunya Bupati Sadewo.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara Sdw (Sadewo),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026)

“Saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” sambung Budi.

BACA JUGA :  Menteri Kesehatan: Prediksi Minimal 28 Juta Penduduk Indonesia Alami Gangguan Jiwa

Operasi senyap tersebut dikonfirmasi masih berlangsung hingga saat ini.

“Terkait yang di wilayah Pati saat ini masih berprogres, kita sama-sama tunggu perkembangannya,” ujar Budi

Dalam keterangannya, Jubir KPK membenarkan bahwa pihak yang diamankan dalam operasi tersebut di antaranya diduga berperan sebagai pengepul.

Hal ini menjawab pertanyaan media mengenai dugaan keterlibatan perangkat daerah yang bertugas sebagai pengumpul dana.

“Ya, nanti kami akan update perkembangannya. Siapa saja yang diamankan, siapa saja yang dilakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan,” jelasnya.

BACA JUGA :  KPK Tangkap 17 Orang Terkait OTT Pejabat Bea Cukai

Hingga berita ini diturunkan, tim penindakan KPK masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah pihak.

KPK berjanji akan segera mengumumkan konstruksi perkara, barang bukti, serta status hukum para pihak yang diamankan dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, Sudewo merupakan Bupati Pati yang didemo warga gara-gara kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun lalu. Dia menjadi sorotan usai menantang para pendemo.

Nama Sudewo juga mencuat dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api. Sudewo disebut menerima duit terkait proyek itu saat masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI.

BACA JUGA :  Pengamat Pertambangan Apresiasi Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sepanjang 2025
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *