Infosos.id | Bandar Lampung – Epi Warga Perumahan Tanjung Raya Permai Kelurahan Pematang Wangi Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung mengeluhkan adanya kenaikan bayar listrik sejak Januari 2026.
“Ada kenaikan, saya biasanya bayar listrik paling besar Rp250.000 setiap bulan. Tapi sejak Januari hampir Rp300.000. Saya pakai listrik yang 900 (Golongan R-1/TR data 900 VA),” katanya kepada wartawan, Minggu (1/2/2026)
Mari kita cek, apakah tahun 2026 ada kenaikan tarif listrik atau tidak?
Keterangan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengetok palu terkait besaran tarif tenaga listrik untuk periode Februari 2026.
Kabar baik bagi masyarakat, tarif listrik dipastikan tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan baik untuk golongan subsidi maupun nonsubsidi.
Keputusan ini mengacu pada penetapan tarif listrik Triwulan I-2026 yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024.
Meskipun parameter ekonomi makro mengalami fluktuasi, pemerintah memilih untuk menjaga harga tetap guna mendukung daya beli masyarakat di awal tahun
Dikutip dari MetroTV News.com; Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan dengan mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, meliputi kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
“Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik kuartal I tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” jelas Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno dalam keterangan tertulisnya, dikutip, 1 Februari 2026.
Lebih lanjut, Tri menyampaikan bahwa tarif tenaga listrik bagi 24 golongan pelanggan tidak mengalami perubahan, dengan subsidi listrik tetap diberikan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah menjaga stabilitas ekonomi serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha pada awal tahun 2026. Pemerintah juga berkomitmen menjaga keterjangkauan tarif listrik dan keberlanjutan penyediaan tenaga listrik nasional.
Rincian tarif listrik terbaru, sebagai berikut:
Tarif listrik subsidi rumah tangga:
- Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh.
Tarif listrik keperluan rumah tangga:
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.u
- Golongan R-3/TR, TM daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh.
Tarif listrik keperluan bisnis:
- Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
Tarif listrik keperluan industri:
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
- Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.
Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.
- Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh.
Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:
- Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh.
- Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh.
- Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh.
Namun demikian, Epi warga Bandar Lampung menunjukan bukti pembayaran rekening listriknya pada bulan Januari 2026, menang ada selisih sekitar Rp50.000 dibanding tahun 2025.
Apakah hal ini juga dialami warga Bandar Lampung lainnya? Infosos.id telah membentuk tim untuk menelusuri hal tersebut kepada warga Bandar Lampung.


















