Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahUrban Community

Ancaman Banjir Bandar Lampung, Selalu Terulang Tanpa Solusi

×

Ancaman Banjir Bandar Lampung, Selalu Terulang Tanpa Solusi

Sebarkan artikel ini
Pantauan banjir sekitar jalan Antasari, Kalibalok Bandar Lampung

Infosos.id, Bandar Lampung – Hujan deras hampir dua jam, yang melanda Kota Bandar Lampung, Kamis sore (8/1)2026, menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir. Curah hujan tinggi terjadi sekitar pukul 17.00 WIB hingga 19.15 WIB, yang menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari setinggi betis hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Terpantau genangan air terjadi dibeberapa wilayah, diantaranya Kedamaian, Sukarame, Rajabasa, Teluk Betung, Antasari, Sukabumi, dan Pahoman.

Dikutip dari Liputan6.com: Salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Kecamatan Sukabumi. Warga setempat, Dedi Nofianto, mengatakan banjir mulai terjadi setelah air menggenang di Jalan Pangeran Tirtayasa sekitar pukul 17.00 WIB, sebelum akhirnya meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA :  Bukan Berita Lucu : Anggota DPRD Lampung Mengempeskan Empat Ban Mobil Mahasiswi

“Awalnya air menggenang di jalan, tapi karena hujan makin deras air masuk ke rumah-rumah. Di RT 12 Kelurahan Sukabumi ada puluhan rumah yang terendam,” ujar Dedi, Kamis (8/1/2026).

Dedi menyebut, banjir kerap terjadi setiap hujan deras akibat buruknya sistem drainase. Saluran air yang sempit dan tersumbat membuat aliran air dari Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Legundi mengalir masuk ke gang-gang permukiman warga.

“Drainase di belakang rumah kecil dan tidak lancar. Drainase di jalan utama juga banyak tersumbat sampah, jadi air malah masuk ke lingkungan warga,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan warga Kecamatan Sukarame. Devi Yustika mengaku kontrakannya ikut terendam banjir hingga menyebabkan sejumlah perabotan basah.

BACA JUGA :  Dinas Kesehatan Catat 118 Siswa SMAN 2 Kudus Terdampak Keracunan MBG

“Kasur sampai basah kena banjir. Sekarang mulai surut sedikit karena hujannya sudah berhenti,” katanya.

Devi menuturkan, kawasan tempat tinggalnya memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras, namun genangan kali ini disebutnya paling parah dibanding sebelumnya.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi sejumlah jalan protokol di Kota Bandar Lampung. Genangan air terlihat di Jalan Pangeran Antasari, Jalan Raden Inten, Jalan ZA Pagar Alam, hingga Jalan Terusan Ryacudu, yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan kemacetan panjang.

Sementara itu, Aktifis Sosial dari LSM InfoSOS Indonesia, Bayu Pamungkas mengkritisi banjir di Bandar Lampung yang setiap tahun terjadi tanpa solusi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA :  Jembatan Gantung Rapuh di Perbatasan Lampung Tengah–Tubaba, Warga Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah dan Nafkah

“Banjir di Bandar Lampung ini kan selalu terulang setiap tahun, sekarang lebih parah hujan sejam saja beberapa wilayah langsung banjir. Upaya pemerintah memperbaiki sungai dan drainase tidak maksimal. Hanya sebatas pencitraan dan cari untung, sehingga tidak ada solusi untuk serius mengatasi masalah banjir yang terus terulang ini,” ujar Bayu.

Menurut prakiraan cuaca, Bandar Lampung masih akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari ke depan, dengan kemungkinan hujan badai dan petir.

Pastikan kamu tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca ya! Jika kamu berada di daerah rawan banjir, siapkan rencana evakuasi dan jangan lupa untuk selalu memantau informasi dari pihak berwenang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *